Senin, 30 September 2024
Formasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Tahun 2024
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merupakan salah satu kementerian yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan urusan agama di Indonesia. Sebagai lembaga negara yang menangani berbagai aspek keagamaan, Kemenag RI terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setiap tahunnya. Pada tahun 2024, Kemenag RI kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai CPNS dengan berbagai formasi yang tersedia.
1. Latar Belakang Penerimaan CPNS Kemenag 2024
Penerimaan CPNS di lingkungan Kemenag RI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pelayanan publik di bidang keagamaan. Sejalan dengan program reformasi birokrasi yang dijalankan oleh pemerintah, Kemenag RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM yang profesional, berintegritas, dan berkompeten. Formasi CPNS 2024 ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai unit kerja Kemenag, baik di tingkat pusat maupun daerah.
2. Formasi yang Dibuka
Pada tahun 2024, Kemenag RI membuka beberapa formasi CPNS yang mencakup berbagai bidang dan jenjang pendidikan. Adapun beberapa formasi yang diutamakan pada penerimaan tahun ini antara lain:
- Guru Pendidikan Agama: Formasi ini mencakup berbagai agama yang diakui di Indonesia, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kebutuhan akan guru agama di madrasah dan sekolah-sekolah negeri menjadi prioritas utama dalam formasi ini.
- Penyuluh Agama: Penyuluh agama memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait kehidupan beragama. Kemenag RI membutuhkan penyuluh agama yang kompeten untuk ditempatkan di berbagai wilayah, terutama di daerah terpencil dan pedesaan.
- Analis Keagamaan: Posisi ini akan ditempatkan di berbagai kantor wilayah dan unit kerja pusat. Analis keagamaan bertugas untuk melakukan kajian, penelitian, dan analisis terkait isu-isu keagamaan serta memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah.
- Pengelola Administrasi Keagamaan: Formasi ini bertujuan untuk memperkuat manajemen dan administrasi di Kemenag RI, baik di pusat maupun daerah. Pengelola administrasi keagamaan akan membantu dalam penyelenggaraan administrasi yang efektif dan efisien, terutama dalam layanan publik seperti pernikahan, haji, dan wakaf.
- Tenaga Teknis dan Fungsional Lainnya: Selain formasi di atas, Kemenag RI juga membuka kesempatan untuk berbagai posisi teknis dan fungsional lainnya, seperti auditor, perencana, dan pengelola data kepegawaian. Formasi ini diperuntukkan bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu yang relevan.
3. Persyaratan Umum dan Khusus
Setiap pelamar CPNS Kemenag 2024 harus memenuhi beberapa persyaratan umum dan khusus, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP yang masih berlaku
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar (tergantung ketentuan formasi tertentu)
- Lulusan minimal D3 atau S1sesuai dengan persyaratan formasi yang dilamar
- Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
- Sehat jasmani dan rohani
- Bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi terkait
Selain persyaratan umum, terdapat juga persyaratan khusus yang disesuaikan dengan formasi yang dilamar. Misalnya, untuk formasi guru agama, pelamar harus memiliki ijazah yang relevan dengan mata pelajaran yang diajarkan serta memiliki sertifikat pendidik jika diperlukan.
4. Proses Seleksi
Proses seleksi CPNS Kemenag RI Tahun 2024 akan dilaksanakan secara transparan dan objektif melalui beberapa tahapan, yaitu:
- Seleksi Administrasi: Tahap awal seleksi yang meliputi verifikasi berkas-berkas persyaratan yang telah diajukan oleh pelamar.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Ujian berbasis komputer yang menguji kemampuan dasar pelamar, meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB): Ujian yang lebih spesifik sesuai dengan formasi yang dilamar. Misalnya, untuk formasi guru, SKB akan menguji kompetensi pedagogik dan profesionalisme dalam bidang pendidikan.
- Tes Wawancara dan Psikotes: Beberapa formasi tertentu juga akan melibatkan tes wawancara dan psikotes untuk menilai kesiapan mental dan sikap pelamar dalam menjalankan tugas-tugas keagamaan dan pelayanan publik.
5. Jadwal dan Pendaftaran
Pendaftaran CPNS Kemenag RI Tahun 2024 akan dilakukan secara online melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jadwal pendaftaran, pelaksanaan ujian, dan pengumuman hasil seleksi akan diumumkan lebih lanjut melalui situs resmi Kemenag dan SSCASN.
Pelamar diharapkan untuk selalu memantau informasi terbaru terkait CPNS Kemenag RI Tahun 2024 agar tidak terlewatkan tahapan penting dalam proses seleksi.
Berikut ini kami bagikan tata cara dan persyaratan pendaftaran CPNS di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2024.
1. Jadwal dan persyaratan pendaftaran CPNS Tahun 2024
2. Contoh Lampiran Surat Lamaran dan Surat Pernyataan
6. Penutup
Penerimaan CPNS Kemenag RI Tahun 2024 merupakan kesempatan emas bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkarier di bidang pelayanan keagamaan. Dengan berbagai formasi yang dibuka, Kemenag RI berharap dapat menjaring calon-calon ASN yang berkualitas dan berintegritas tinggi untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik dalam bidang keagamaan dan spiritual.
Bagi para pelamar, persiapkan diri dengan baik dan ikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Semoga sukses!
julichan September 30, 2024 CB Blogger IndonesiaFormasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Tahun 2024
Contoh Studi Kasus Sekolah Dasar PPG Piloting 2024
Studi kasus adalah metode pembelajaran yang digunakan untuk menganalisis situasi nyata atau hipotetis yang kompleks dalam konteks pendidikan atau profesional. Dalam konteks kelas, studi kasus menjadi alat yang efektif untuk mengajak siswa berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menghubungkan teori dengan praktik. Metode ini membantu siswa untuk memahami berbagai aspek dari suatu masalah secara mendalam melalui pembahasan kasus-kasus spesifik.
Pengertian Studi Kasus di Kelas
Studi kasus di kelas adalah pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa dalam situasi yang menggambarkan peristiwa, masalah, atau dilema nyata yang berkaitan dengan materi pelajaran. Siswa kemudian diminta untuk menganalisis kasus tersebut, mengidentifikasi masalah, serta mencari solusi atau memberikan rekomendasi berdasarkan data atau teori yang relevan. Dengan demikian, studi kasus tidak hanya mengembangkan pemahaman siswa terhadap teori, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam menerapkan konsep-konsep tersebut dalam situasi yang nyata.
Manfaat Studi Kasus dalam Pembelajaran
Penggunaan studi kasus dalam kelas memiliki beberapa manfaat, antara lain:
Pengembangan Pemikiran Kritis: Siswa dilatih untuk berpikir kritis, menganalisis informasi dari berbagai perspektif, dan mengidentifikasi solusi yang tepat.
Aplikasi Teori ke Praktik: Studi kasus menghubungkan teori dengan situasi nyata, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep yang diajarkan.
Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah: Siswa dilatih untuk menemukan solusi dari permasalahan yang kompleks dengan menggunakan pendekatan sistematis.
Kerja Sama Tim: Banyak studi kasus dilakukan dalam kelompok, sehingga mendorong kolaborasi dan komunikasi antar siswa.
Pembelajaran Kontekstual: Siswa belajar dengan konteks yang mendekati situasi kehidupan nyata, sehingga lebih relevan dan menarik bagi mereka.
Langkah-Langkah Penerapan Studi Kasus di Kelas
Pemilihan Kasus: Guru memilih kasus yang relevan dengan materi pelajaran dan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa.
Pemberian Informasi Latar Belakang: Siswa diberi informasi tentang situasi yang terjadi dalam kasus, termasuk data atau detail penting lainnya.
Analisis Kasus: Siswa diminta untuk menganalisis kasus dengan menggunakan teori atau konsep yang telah dipelajari sebelumnya.
Diskusi Kelas: Siswa membahas hasil analisis mereka bersama-sama dan mendiskusikan berbagai solusi yang mungkin.
Kesimpulan dan Refleksi: Siswa diminta untuk menarik kesimpulan dan merefleksikan proses pembelajaran dari kasus tersebut.
Contoh Studi Kasus di Kelas
Mata Pelajaran Ekonomi: Kasus tentang krisis ekonomi global pada tahun 2008. Siswa diminta untuk menganalisis penyebab utama krisis, dampaknya terhadap perekonomian global, dan upaya pemulihan yang dilakukan oleh berbagai negara.
Mata Pelajaran Hukum: Sebuah kasus tentang perselisihan kontrak antara dua perusahaan. Siswa harus menganalisis aspek hukum yang terkait dengan kontrak tersebut, termasuk hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta memberikan rekomendasi penyelesaian masalah.
Mata Pelajaran Biologi: Kasus tentang perubahan ekosistem hutan akibat deforestasi. Siswa diminta untuk mengidentifikasi dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati dan memberikan solusi untuk mengurangi dampak tersebut.
Mata Pelajaran Manajemen: Sebuah perusahaan menghadapi masalah dalam manajemen sumber daya manusia, terutama tingginya tingkat turn-over karyawan. Siswa diminta untuk menganalisis faktor-faktor penyebabnya dan memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan retensi karyawan.
Berikut ini kami bagikan contoh studi kasus Program Profesi Guru(PPG) Piloting 2024 Jenjang Sekolah Dasar:
Kesimpulan
Studi kasus di kelas adalah metode pembelajaran yang sangat efektif untuk mengembangkan kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan penerapan teori dalam situasi nyata. Dengan mengajak siswa untuk berpikir kritis dan bekerja sama dalam menemukan solusi, studi kasus membantu mereka memahami konsep-konsep pelajaran secara lebih mendalam dan relevan. Metode ini juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia nyata, baik di lingkungan profesional maupun kehidupan sehari-hari.
julichan September 30, 2024 CB Blogger IndonesiaContoh Studi Kasus Sekolah Dasar PPG Piloting 2024
Minggu, 19 Mei 2024
Contoh Soal UKG Madrasah Aliyah Tahun 2024
AKGTK Madrasah adalah asesmen yang dilakukan pada guru dan tenaga kependidikan madrasah sebagai metode pengukuran yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan kemampuan pedagogik dan profesional GTK madrasah.
Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan, disingkat AKGTK adalah asesmen yang dilakukan pada guru dan tenaga kependidikan madrasah sebagai metode pengukuran yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan kemampuan pedagogik dan profesional GTK. Hasil asesmen dapat digunakan oleh Kementrian Agama untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi GTK dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah.
- AKGTK dilaksanakan pada tanggal 24 – 26 Juni 2024, dan wajib diikuti oleh seluruh kepala madrasah, pengawas madrasah, dan guru dengan mata pelajaran tertentu untuk jenjang RA, MI, MTs, dan MA;
- Pendaftaran melalui akun individu di SIMPATIKA pada tanggal 6 – 22 Mei 2024;
- AKGTK dilaksanakan secara daring di Tempat Asesmen Kompetensi (TAK) yang berlokasi di satuan pendidikan madrasah terdekat di Kabupaten/Kota masing-masing;
- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi akan menentukan TAK yang akan dijadikan lokasi pelaksanaan AKGTK dan mencatatkannya di SIMPATIKA;
- AKGTK bagi guru-guru mata pelajaran Rumpun Agama (Akidah Akhlak, Fiqih, Alquran Hadist, Sejarah Kebudayaan Islam), Bahasa Arab, dan mata pelajaran umum diluar mata pelajaran program MEQR – World Bank akan dilaksankan di tahap 2 di Bulan Agustus 2024;
Berikut ini kami bagikan contoh soal untuk latihan AKG Guru tingkat Madrasah Aliyah(MA) yang bisa bapak/ibu guru pelajari dan kembangkan soalnya sendiri.
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Bahasa Indonesia MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Bahasa Inggris MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Biologi MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Ekonomi MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Fisika MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Kimia MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Matematika MA
- Soal dan Pembahasan Asesmen Kompetensi Guru AKG Pedagogik Umum MA
Contoh Soal UKG Madrasah Aliyah Tahun 2024
Kamis, 13 Juli 2023
Contoh Soal Pretes PPG Daljab Guru SD Tahun 2023
Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan program pendidikan yang dirancang khusus untuk mempersiapkan calon guru dalam memasuki profesi pendidikan. PPG memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas jabatan guru, karena melalui program ini, calon guru dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk menjadi pendidik yang efektif dan profesional. Artikel ini akan membahas peran PPG dalam meningkatkan kualitas jabatan guru serta manfaat yang dapat diperoleh dari program ini.
Profesi guru memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi generasi muda dan menciptakan masyarakat yang cerdas dan berkualitas. Namun, untuk menjadi guru yang efektif, diperlukan persiapan dan pengembangan yang komprehensif. Inilah mengapa Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi sangat relevan dalam konteks ini. PPG menawarkan peluang bagi calon guru untuk mengasah keterampilan pedagogis, pengetahuan subjek, dan etika profesional yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan profesinya
Peran PPG dalam Meningkatkan Kualitas Jabatan Guru:
Meningkatkan Kompetensi Pedagogis: PPG membantu calon guru mengembangkan pemahaman mendalam tentang teori pembelajaran dan strategi pengajaran yang efektif. Mereka diberikan kesempatan untuk berlatih mengajar secara langsung, menerima umpan balik, dan memperbaiki keterampilan mengajar mereka. PPG juga membantu mereka memahami perbedaan individu dalam pembelajaran sehingga dapat merancang pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Memperkaya Pengetahuan Subjek: Selain kompetensi pedagogis, PPG juga memperdalam pengetahuan subjek calon guru. Mereka mempelajari teori dan konten terbaru dalam bidang studi mereka dan diberikan kesempatan untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam melalui diskusi, penelitian, dan proyek kolaboratif. Dengan pengetahuan subjek yang lebih kuat, guru dapat menyampaikan materi dengan lebih baik dan memotivasi siswa untuk belajar.
Membangun Sikap Profesional: PPG mengajarkan etika dan tanggung jawab profesional kepada calon guru. Mereka belajar tentang pentingnya menjaga integritas, menghormati keberagaman, dan berperilaku dengan etika dalam hubungan dengan siswa, rekan kerja, dan orang tua. PPG juga membantu mereka mengembangkan keterampilan manajemen kelas yang efektif, pemecahan masalah, dan refleksi diri.
Manfaat PPG dalam Jabatan Guru:
Peningkatan Mutu Pengajaran: Melalui PPG, guru memiliki kesempatan untuk memperbarui dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengajar. Ini berdampak langsung pada kualitas pengajaran yang disampaikan kepada siswa. Guru yang telah mengikuti PPG cenderung memiliki pendekatan yang lebih inovatif, berbasis penelitian, dan mampu mengatasi tantangan pembelajaran.
Pembaruan Kurikulum: PPG memberikan kesempatan bagi guru untuk mempelajari dan menerapkan kurikulum terbaru dan metode pengajaran yang efektif. Mereka dapat mengintegrasikan inovasi pendidikan dalam pengajaran mereka, termasuk penggunaan teknologi pendidikan, pendekatan berbasis proyek, dan pendekatan pembelajaran berpusat pada siswa.
Peningkatan Status Profesi: PPG juga berperan dalam meningkatkan status profesi guru. Dengan memastikan bahwa guru memiliki kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan, PPG membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap profesi pendidikan. Hal ini berdampak pada pengakuan sosial dan penghargaan yang lebih besar terhadap peran dan kontribusi guru dalam mencetak generasi masa depan.
Pentingnya Soal Pretes PPG dalam Jabatan pada Tahun 2023:
Menilai Pemahaman Konsep dan Teori Pendidikan:
Soal pretes PPG tahun 2023 dirancang untuk menguji pemahaman guru terhadap konsep dan teori pendidikan yang relevan. Melalui soal ini, guru diuji untuk melihat sejauh mana mereka memahami prinsip-prinsip pendidikan yang mendasari pengajaran mereka. Ini membantu memastikan bahwa guru memiliki dasar yang kuat dalam pendekatan pembelajaran dan pengembangan kurikulum yang sesuai.
Mengevaluasi Penguasaan Materi dan Metode Pengajaran:
Soal pretes PPG tahun 2023 juga digunakan untuk mengevaluasi penguasaan guru terhadap materi pelajaran yang mereka ajarkan. Guru diuji pada pengetahuan subjek, keterampilan mengajar, dan penggunaan metode pengajaran yang inovatif. Dengan demikian, soal pretes membantu memastikan bahwa guru mampu menyampaikan materi pelajaran secara efektif dan menarik bagi siswa.
Mengukur Kompetensi Pedagogis dan Profesional:
Soal pretes PPG tahun 2023 mencakup aspek kompetensi pedagogis dan profesional guru. Guru diuji pada kemampuan mereka dalam merencanakan pembelajaran yang relevan, mengelola kelas, dan mengevaluasi kinerja siswa. Selain itu, soal pretes juga dapat mencakup etika profesional dan pengetahuan tentang kebijakan pendidikan yang terkini. Evaluasi ini membantu memastikan bahwa guru memiliki sikap profesional dan pengetahuan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas mereka.
Berikut ini kami bagikan contoh soal Pretes PPG Dalam Jabatan Tahun 2023 yang bisa bapak/ibu guru pelajari dan dikembangkan materi soal agar bisa memiliki keterampilan mengerjakan soal dan wawasan yang lebih luas terkait dengan kemampuan pedagogik dan profesionalisme.
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 1 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 2 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 3 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 4 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 5 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 6 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 7 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 8 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 9 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 10 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 11 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 12 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 13 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 14 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 15 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 16 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 17 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 18 Unduh File
- Latihan Soal PRETES/UP PPG 19 Unduh File
Contoh Soal Pretes PPG Daljab Guru SD Tahun 2023
Rabu, 12 Juli 2023
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPG Daljab Tahap 2 Tahun 2023
Minggu, 19 Maret 2023
Tes pretest PPG (Pendidikan Profesi Guru) merupakan lanjutan tes akademik yang telah dilaksanakan pada jadwal pada 9 April 2022 hingga 24 April 2022 lalu. Diketahui, soal pretest PPG 2022 tidak akan jauh berbeda dengan pretest PPG 2021.
Tujuan pretest ini dalam rangka menyeleksi guru yang akan mengikuti PPG PAI. Bagi guru yang dinyatakan lulus pretest akan mengikuti PPG dan jika lulus PPG maka guru PAI tersebut akan menerima sertifikasi guru.
Pretest PPG terdiri dari apa saja?
Sesuai dengan ketentuan, soal pretest PPG dibagi dalam tiga jenis, yakni: tes kompetensi pedagogik, tes kompetensi kepribadian dan sosial dan tes kompetensi profesional.
Terdapat 3 Faktor penting yang menentukan Kelulusan Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 yaitu : Target pemenuhan kuota PPG Dalam Jabatan Tahun 2022. Dirangking dari perolehan nilai tertinggi. Penentuan prioritas peserta PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 oleh Panitia Nasional Seleksi PPG.
Berikut ini kami bagikan contoh soal Pretes PGG lengkap dengan kunci jawaban yang bisa bapak/ibu guru pelajari.
1. Kemampuan bahasa anak mulai berkembang, pemikiran masih statis, belum dapat berfikir abstrak, dan kemampuan persepsi waktu dan ruang masih terbatas merupakan perkembangan anak pada tahap ...A. Tahap sensorimotorik
B. Tahap praoperasional
C. Tahap operasional konkrit
D. Tahap operasional konkrit
2. Seorang anak dengan kemampuan menggunakan kata secara efektif baik lisan (pendongeng, orator, penerjemah, dsb), maupun tertulis/tulisan (sastrawan, penulis skenario drama/film, fonologi atau bunyi bahasa, semantik atau makna bahasa, dimensi pragmatik atau penggunaan praktis bahasa) menurut Howard Gardner anak tersebut mempunyai kecerdasan ...
A. Kecerdasan Bahasa (linguistic)
B. Kecerdasan Logika Matematika (logic-mathematical)
C. Kecerdasan Ruang (spatial)
D. Kecerdasan Gerak Tubuh
3. Untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik, seorang pendidik dapat melakukan ...
A. pengayaan materi pelajaran
B. refleksi
C. latar belakang peserta didik
D. tes awal (pre-test)
4. Dalam mengidentifikasi kasus kesulitan belajar dapat dilakukan dengan metode criterion referenced. Yang bukan merupakan tahap metode criterion referenced adalah ...
A. Menetapkan angka nilai kualitatif minimal yang dapat diterima, misalnya 5,0 atau 6,0.
B. Membandingkan prestasi dari setiap siswa dengan angka nilai batas lulus tersebut. Secara teoritis, mereka yang angka nilai prestasinya berada di bawah lulus sudah dapat diduga sebagai siswa yang mengalami kesulitan belajar.
C. Menganalisis kemampuan peserta didik
D. Menghimpun siswa yang diduga mengalami kesulitan belajar serta mencari siswa yang mengalami gejala terparah ( yang nilainya jauh dibawah siswa penderita kesulitan belajar lainnya )
5. Dalam kompetensi pedagogik guru mengusai teori belajar dan prinsip prinsip pembelajaran yang mendidik. Dalam prinsip pembelajaran yang mendidik guru harus ...
A. Melaksanakan Proses Pembelajaran sesuai jadwal
B. Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.
C. Menggunakan strategi pembelajaran
D. Hanya menggunakan teknik pembelajaran
6. Salah satu unsur strategi pembelajaran adalah Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus dicapai, dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya. (Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun, 2003)
Penerapan dari unsur strategi di atas dalam konteks pembelajaran adalah ...
A. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik.
B. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif.
C. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur, metode dan teknik pembelajaran.
D. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan
7. Yang ditekankan di dalam strategi pembelajaran interaktif adalah...
A. membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri
B. diskusi dan sharing diantara peserta didik
C. pembelajaran didominasi arahan dari guru
D. proses penyampaian materi secara verbal
8. Pada Kurikulum 2013, penyusunan kurikulum dimulai dengan menetapkan SKL berdasarkan kesiapan siswa, tujuan pendidikan nasional, dan kebutuhan. Setelah kompetensi ditetapkan kemudian ditentukan kurikulumnya yang terdiri dari kerangka dasar kurikulum dan struktur kurikulum. Ada beberapa faktor yang harus dikembangkan antara lain ……
A. Tantangan internal dan Eksternal
B. Responsibility
C. Reinforced
D. Enriched
9. Kurikulum 2013, proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, Artinya yaitu……..
A. kurikulum harus mengandung hal-hal barusehingga dapat membantu siswa untuk , dapat mengembangkan setiap potensi yang dimilikinya
B. Menyeleksi nilai dan budaya, mana yang perlu dipertahankan, dan mana yang harus dimiliki oleh siswa
C. Pembelajaran yang mendorong siswa lebih mampu dalam mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi/menalar, dan mengomunikasikan
D. Mengembangkan Kompetensi Dasar berdasar pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antar-mata pelajaran
10. Pengembangan kurikulum pemangku kepentingan ( sttka dilakukan dengan melibatkan pemangku ( stakeholders ) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha/industri dan dunia kerja. Pernyataan tersebut diatas sesuai dengan prinsip pengembangan kurikulum :
A. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi,dan seni
B. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
C. Menyeluruh dan berkesinambungan
D. Beragam dan terpadu
11. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan berakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa , berakhlak mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pernyataan tersebut diatas sesuai dengan prinsip pengembangan kurikulum ……….
A. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi,dan seni
B. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
C. Menyeluruh dan berkesinambungan
D. Beragam dan terpadu
12. Upaya guru dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar yang telah dialami yang paling optimal adalah dengan cara ……..
A. Guru memberikan tes atau pekerjaan rumah setiap akhir pelajaran
B. Guru menggunakan pertanyaan terarah maupun pertanyaan bersifat penelusuransaat pembelajaran berlangsung
C. Guru mewawancarai tiap siswa tentang capaian atau masalah belajar yang dihadapi siswa dalam belajar
D. Guru menugaskan siswa untuk menuliskan kesulitan siswa dalam belajar
13. Upaya merancang pengayaan bagi peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut ……………
A. Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda
B. Memberikan tes tambahan dengan tingkat kesukaran yang lebih tinggi
C. Memberikan tambahan sumber baaan tambahan yang lebih mendalam dan tingkat variasi yang tinggi berikut instrument tesnya yang sesuai
D. Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari penerbit yang berbeda
14. Yang di maksud dengan penilaian adalah
A. Pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
B. Proses yang di lakukan untuk mengambil keputusan berdasaarkan evaluasi.
C. Membandingkan hasil pengamatan dengan suatu kriteria.
D. Proses interaksi antara peserta didik dan pendidik
15. Bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap menggunakan pengetahuan yang di peroleh dalam pembelajaran dalam melaksanakan tugas di sebut penilaian
A. Pre test
B. post test
C. Autentik
D. Non Autentik
16. Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik. Adapun instrumen yang di gunakan dalam penilaian tersebut adalah :
A. Skala penilaian (rating scole)
B. rubrik
C. jurnal
D. Soal tes
17. Lingkup penilaian hasil belajar mencakup kompetensi beberapa kompetensi yaitu;
A. kompetensi spiritual, kompetensi sikap.
B. kompetensi inti, kompetensi dasar
C. kompetensi sikap spiritual, kompetensi sikap sosial, kompetensi keterampilan, kompetensi pengetahuan.
D. kompetensi sikap sosial
18. Aspek yang di nilai dalam pembelajaran matetamatika sebagai berikut kecuali ;
A. Pemahaman konsep
B. Menggunakan grafik
C. melakukan prosedur
D. pemecahan masalah dan sikap
19. Konsep menyodorkan berbagai situasi kepada siswa dan mendorong siswa untuk menyelidiki, mencari jawabannya adalah konsep dan strategi.....
A. Juscovery learning
B. Induktif learning
C. Inquiry learning
D. Cooperatif learning
20. Guru memebentuk kelompok kelompok belajar dan memberikan tugas kepada tiap kelompok . Setiap anggota dari suatu kelompok memberikan tugas dan fungsi tertentu sehingga jika salah satu tidak menjalankan tugasnya maka pekerjaan kelompok tersbut tidak dapat di selesaikan . karakteristik dari strategi pembelajaran tersebu adalah ;
A. Tugas kelompok
B. Diskusi kelompok kecil
C. Pengajaran langsung (direct teaching)
D. belajar kooperatf (cooperatf learning)
A. Teknologi sebagai alat bantu bagi siswa dalam pembelajaran
B. Teknologi sebagai ilmu pengetahuan (science)
C. Teknologi sebagai bahan dann alat bantu pembelajaran (literacy)
D. Teknologi sebagai alat pengembangan produk
22. Bu Ani mengajak siswa kelas V ke ladang jagung milik petani untuk mengamati tanaman jagung yang siap di panen muda. Selanjutnya ibu Ani memeriksa laporan hasil observasi siswa. Dari hasil klasifikasi kecenderungan gaya belajar siswa di peroleh peringkat hasil belajar peringkat terbaik dari pembelajaran berupa observasi di luar kelas menunjukkan siswa memeiliki kecenderungan gaya belajar berhasil baik melalui.....
A. Visual (pandangan mata)- Auditif (pendengaran)
B. Visual (pandangan mata ) - Kinestik (gerak )
C. Auditif (pendengaran )- Kinestetik (gerak)
D. Auditif Visual dan kinestetik
23. Upaya membimbing siswa untuk mengembang keterampilan pengetahuan terlihat dalam upaya guru:
A. memberi contoh penting toleransi
B. mendiskusikan bagaimana mengubah permasalahan disekitar siswa
C. melatih bagaimana mempersiapkan kesehatan diri dan lingkungan sekitar
D. melatih siswa membuat keputusan yang diambil berdasarkan informasi
24. Upaya guru menggunakan hasil analisis untuk menentukan ketuntasan belajar antara lain sebagai berikut ………
A. menentukan kreteria keberhasilan belajar
B. mengklasifikasi siswa berdasarkan hasil capaian belajarnya
C. mencari letak kelemahan secara umum dilihat dari kreteria keberhasilan yang diharapkan
D. merencanakan pengajaran remidi
25. Kegemaran anak akan dongeng /cerita yang bersifat kritis seperti kisah perjalanan riwayat para pahlawan dan sebagainya merupakan ciri-ciri anak berusia……...
A. 3-5tahun
B. 6-8 tahun
C. 10-12 tahun
D. 15-18 tahun
26. Beberapa siswa memiliki kecenderungan belajar berupa mengerjakan soal atau tugas dengan cepat tetapi hasilnya banyak kesalahan .Gaya belajar para siswa tersebut adalah…….
A. implusive
B. reflektif
C. gaya berfikir terikat
D. gaya berfikir bebas
27. Hal yang mengandung makna Pancasila sebagai kaidah dasar Negara bersifat…….
A. jujur dan adil
B. mengikat dan memaksa
C. sementara dan selamanya
D. sebenarnya dan sejujunya
28. Penilaian yang didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur ,hal tersebut merupakan prinsip penilaian yang ……
A. Adil
B. Obyektif
C. Valid
D. Sistematis
29. Jika roda pertama berputar 3 kali, dan roda kedua berputar 9 kali, berapakalikah roda kedua akan berputar jika roda pertama berputar 10 kali
A. 30
B. 21
C. 27
D. 18
30. Serangkaian kegiatan yang sistematik untuk dapat menentukan manfaat atau kegunaan suatu obyek atau program adalah ….
A. Pengukuran
B. Evaluasi
C. Penilaian
D. Penilaian
31. Proses mendengarkan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh disebut…..
A. Membaca intensif
B. Membaca langsung
C. Membaca deduktif
D. Membaca sekilas
32. Etika Pancasila adalah …..
A. Ketuhanan, kemanusiaan dan keadilan
B. Keagamaan, social dan kerakyatan
C. Kebangsaan , kedaerahan dan kebudayaan
D. Ketuhanan, kerakyatan dan kebangsaan
33. Dalam kaitannya dengan upaya untuk memotivasi belajar siswa dan agar proses pembelajaran berlangsung efektif, maka guru perlu mengacu pada....
A. Metode pembelajaran
B. Pendekatan pembelajaran
C. Strategi pembelajaran
D. Gaya pembelajaran
34. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah (1) meningkatkan proses belajar mengajar, (2) menggunakan rancangan yang bersifat siklus di mana setiap siklus memperhatikan perubahan langkah demi langkah, dan (3) mencakup proses refleksi dan partisipatif, kecuali....
A. Meningkatkan proses belajar mengajar
B. Menggunakan rancangan yang bersifat siklus
C. Mencakup proses refleksi
D. Menggunakan metodelogi terbaru
35. Pada suatu hari dalam perjalanan menumpangi mobil angkot. Dua penumpang yang masih muda belia tertawa, tetapi tidak terdengar mereka melakukan interaksi. Karena penasaran, saya mencoba memperhatiakan apa yang mereka lakukan. Ternyata mereka adalah siswa-siswa tuna rungu sedang asyik berkomunikasi, akan tetapi komunikasi yang dilakukan tidak menggunakan bahasa. Mereka menggunakan jari-jari tangan untuk berkomunikasi. Dengan demikian mereka menggunkan bahasa isyarat. Dari ilustrasi di atas, bahasa termasuk komunikasi.....
A. Verbal
B. Nonverbal
C. Inverbal
D. Sistimatik
36. Seorang bayi mulai berinteraksi dengan mengeluarkan bunyi-bunyi yang tidak beraturan ketika diperlihatkan sebuah maianan dan diajak bicara. Seorang ibu seringkali memberi kesempatan kepada bayi untuk ikut dalam komunikasi sosial dengannya. Bayi mengangkat-angkat badannya seolah-olah memberi tanda untuk minta digendong. Ketika itulah bayi pertama kali mengenal sosialisasi dan merasakan bahwa dunia ini tempat orang saling berbagi rasa. Proses anak mulai mengenal komunikasi dengan lingkungannya secara verbal disebut dengan....
A. Pemerolehan bahasa
B. Pemerolehan isyarat anak
C. Pemecahan bahasa anak
D. Karakteristik anak
37. Penggunaan huruf kapital di bawah ini yang benar adalah....
A. “kapan bapak berangkat?” tanya dirman
B. Presiden jokowi berkunjung ke blora.
C. Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
D. teluk bone sungguh indah dan mengagumkan.
38. Bahasa Indonesia Baku adalah bahasa Indonesia yang mengikuti kaidah atau pola bahasa Indonesia yang sedang berlaku.
Penggunaan huruf miring pada kalimat di atas digunakan untuk....
A. Menulis judul buku
B. Menjelaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata
C. Menuliskan kata nama-nama ilmiah
D. Menuliskan nama majalah
39. Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai suku dengan bahasa yang berbeda-beda, maka akan sulit berkomunikai kecuali ada satu bahasa pokok yang digunakan. Maka dari itu digunakanlah Bahasa Indonesia. Hal ini Bahasa Indonesia memiliki kedudukan dan fungsi....
A. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan
B. Sebagai alat pemersatu bangsa
C. Sebagai alat perhubungan
D. Sebagai lambang identitas nasional
40. Untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan segala hal dalam konteks pendidikan digunakanlah Bahasa Indonesia. Hal tersebut merupakan fungsi Bahasa Indonesia sebagai....
A. Alat perhubungan tingkat nasional
B. Alat pengembangan kebudayaan dan IPTEK nasional
C. Bahasa yang digunakan dalam peristiwa kenegaraan
D. Bahasa pengantar di lembaga pendidikan
A. Model Inquiry Learning
B. Model Discovery Learning
C. Model Problem Based Learning
D. Model Project Based Learning
42. Teman-teman, pernah punya pengalaman seperti Fikri, nggak? Sewaktu dia bermain di sungai bersama teman-temannya, dia mnginjak batu sungai yang licin. Akibatnya dia terpeleset dan byuurrr... jatuh deh ke sungai. Waah... asyik, ya, bermain di sungai. Eh, teman-teman tahu nggak, mengapa batu di sungai halus dan licin sedangkan batu-batu di darat banyak yang kasar? Begini penjelasannya, simak ya....
Dalam bacaan di atas menggunakan ragam bahasa....
A. Resmi
B. Baku
C. Tidak baku
D. Daerah
43. Peggunaan tanda baca yamg benar dibawah ini adalah ............
A. Kita sekarang memerlukan meja. kursi. dan lemari.
B. Kita, sekarang memerlukan meja, kursi, dan lemari !
C. Kita sekarang memerlukan meja, kursi dan lemari.
D. Kita sekarang memerlukan meja kursi dan lemari ?
44. Menyimak sebagai sebuah keterampilan berbahasa , Karena .........
A. Menyimak sambil melakukan aktivitas lain tidak mampu menanggapi secara tepat
B. Menyimak sambil melakukan aktifitas lain mampu menanggapi secara tepat
C. Membaca sambil menyimak mampu menangkap pembicaraan secara benar
D. Menyimak sambil menyanyi , ternyata dapat menanggapi secara tepat
45. Dalam pembelajaran membaca permulaan, ada beberapa metode yang dapat digunakan kecuali ............
A. Metode Kupas rangkai suku kata
B. Metode kata lembaga
C. Metode SAS
D. Metode Cerita
46. Berikut diberikan studi kasus :
Mula – mula diberikan kalimat secara keseluruhan. Kalimat itu diuraikan atas kata – kata yang mendukungnya. Dari kata – kata itu kita ceraikan atas suku – suku katanya dan akhirnya atas huruf – hurufnya.Kemudian huruf – huruf itu kita sintetiskan kembali menjadi suku kata, suku kata menjadi kata dan kata menjadi kalimat. Berdasarkan studi kasus metode membaca permulaan yang tepat digunakan adalah .........
A. Metode Alfabet
B. Metode Suku Kata
C. Metode SAS
D. Metode Cerita
47. Memilihberbagai metode menulis permulaan
1). Menulis permulaan
2). Merangkaikan huruf lepas menjadi suku kata
3). Merangkaikan suku kata menjadi kata
4). Menyusun kata menjadi kalimat
Tahapan diatas adalah teknik menulis permulaan dengan metode ............
A. Metode Eja
B. Metode Kata Lembaga
C. Metode SAS
D. Metode Global
48. Merancang berbagai kegiatan menulis di kelas tinggi
Berikut adaah kegiatan menulis lanjutan di kelas tinggi,kecuali....
A. Menulis tentang berbagai topik
B. Menulis pengumuman
C. Menulis pantun
D. Menulis memo
49. Kegiatan mementaskan lakon atau cerita biasanya guru dan siswa mempersiapka naskah dan skenario,perilaku dan perlengkapan.kegiatan tersbut mengekpesikan perasaan dan pikiran siswa dalam bentuk bahasa lisan.hal tersebut termasuk hakekat berbicara jenis.....
A. Bercerita
B. Cerita berantai
C. Bermain peran
D. Dramatisasi
50. 1) Warna batunya merah menyala seperti api, bila terkena sinar matahari akan menyilaukan mata.
2. Ayah memiliki batu akik yang sangat-sangat ia sukai.
3. Batu akik ini sungguh ajaib karena seakan menyala saat lampu mati.
4. Tidak salah jika Ayah sangat suka dengan batu akiknya ini.
Urutan kalimat-kalimat di atas agar menjadi paragraf yang padu adalah ...
A. 1 – 4 – 2 – 3
B. 1 – 3 – 2 – 4
C. 2 – 1 – 3 – 4
D. 2 – 3 – 4 – 1
51. Hakekat karya sastra apapun bentuknya tetap sama yakni .....
A. Pengalaman kemanusiaan dalam segala wujud dan dimensinya.
B. Pengalaman kemanusiaan dalam segala wujud dan waktunya.
C. Pengalaman kemanusiaan dalam segala hal.
D. Pengalaman kemanusiaan dalam segala aspek kehidupan.
52. Sastra Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu ...
A. Puisi, prosa, sajak
B. Puisi, pantun, drama
C. Puisi, prosa, drama
D. Puisi, drama, sajak
53. Pagiku hilang sudah melayang Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang ( ... )
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi diatas yaitu ...
A. Batang usiaku sudah tinggi
B. Aku telah menjelang ajal
C. Aku lalai di hari pagi
D. Akhh, untuk apa ku sesalkan
54. Pada suatu pagi, beberapa anak burung berkumpul di tengah hutan sambil bergurau. Mereka adalah burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, Burung Elang, dan Burung Gereja.
Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang memamekan diri kepada Burung Gereja. Burung Merak memamerkan bulunya yang indah. Burung Beo memarkan suaranya yang indah. Burung Murai Batu memamerkan kicauannya yang merdu. Burung Elang memamerkan kegagahannya.
Burung Gereja sedih. Tak ada dalam dirinya yang bisa dibanggakan. Bulunya tidak indah. Suaranya juga tidak merdu. Badannya pun tidak gagah. Lalu, burung Gereja pulang ke rumah dan bertemu dengan ibunya. Ia menceritakan kesedihannya. Ibu burung Gereja menghibur anaknya.
Suatu hari, burung Gereja berjalan-jalan ke hutan. Ia ingin sekali menemui teman- temannya. Tetapi tidak satupun temannya yang terlihat. Ia lalu berjalan ke tepi hutan. Di tempat Pak Tani, Burung Gereja melihat Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang dalam perangkap Pak Tani. Mereka bercerita hendak dijual ke kota. Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang sedih. Mereka menyesali kesombongannya.
Amanat yang dapat kita petik dari cerita tersebut adalah ...
A. Kita tidak boleh menyombongkan kelebihan yang kita miliki.
B. Kita tidak boleh memamerkan kekurangan kita.
C. Kesabaran dan ketabahan hati akan mendatangkan kebaikan.
D. Kita harus membanggakan diri sendiri supaya percaya diri.
55. Perhatikan cuplikan dialog berikut !
Bu guru : “ Ibu mint kalian berdua jujur ! Kenapa isi tugas kalian bisa sama persis, bahkan titik dan komanya sekalipun “
Aline : “ Saya mengerjakan karya tulis itu sendiri bu.” Chelsea : “ Saya juga mengerjakan karya tulus saya sendiri.”
Bu guru : ” Lalu, bagaimana dengan ulangan tadi. Mengapa isi dari jawaban ulangan kalian tidak sama dengan isi karya tulis kalian? Bisa menjelaskan ke ibu?
( lama Aline dan Chelsea terdiam )
Bu guru : “ Baiklah kalau kalian tidak mau mengaku, ibu anggap kalian tidak mengerjakan tugas karya tulis dan tidak mengikuti ulangan tadi.”
Karakter Bu Guru dalam drama di atas adalah ...
A. Galak
B. Tegas
C. Pemaaf
D. Bijaksana
56. Berapakah FPB dan KPK dari 126 dan 198 ...
A. 9 dan 1386
B. 18 dan 1386
C. 18 dan 1368
D. 9 dan 1368
57. Diketahui fungsi f : dan fungsi f ditentukan dengan rumus f (x) = x2 + 1, jika f (a) = 10, hitunglah nilai a yang mungkin.
A. a = 3 atau a =-3
B. a =-3 atau a = 3
C. a =-3 atau a =-3
D. a = 3 atau a = 3
58. C
59. Harga 2 koper dan 5 tas adalah Rp 600.000,00, sedangkan harga 3 koper dan 2 tas adalah Rp 570.000,00. Harga sebuah koper dan tas adalah ...
A. Rp 240.000,00
B. Rp 270.000,00
C. Rp 330.000,00
D. Rp 390.000,00
60. Jumlah dua buah bilangan sama dengan 20. Jika hasil kali kedua bilangan itu sama dengan 75, maka bilangan-bilangan tersebut adalah ...
A. 4 dan 16
B. 5 dan 15
C. 6 dan 14
D. 8 dan 12
A. Rp. 30.000
B. Rp. 32.000
C. Rp. 40.000
D. Rp. 50.000
62.
JIka besar sudut a adalah 70 derajat maka besar sudut e adalah … derajat
A. 90
B. 100
C. 110
D. 120
63. Perhatikan sifat-sifat bangun datar berikut !
1. mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang
2. mempunyai diagonal yang saling tegak lurus
3. mempunyai sudut siku-siku
4. mempunyai 2 pasang sisi sejajar
5. mempunyai sepasang sudut sama besar
Dari sifat-sifat di atas yang merupakan sifat laying-layang adalah ….
A. 1), 2), 3)
B. 1), 3), 4)
C. 1), 3), 5)
D. 1), 2), 5)
64. Hasil pencerminan terhadap garis x dari bangun di bawah ini adalah ….
B
65. Novi mengendarai mobil dari Kota Semarang menuju Blora dengan kecepatan 40 km/jam, sedangkan Ima mengendarai mobil dari Blora menuju Semarang dengan kecepatan 60 km/jam. Jika jarak Kota Semarang dengan Blora adalah 125 km dan mereka
berangkat pada pukul 07.00 maka pada pukul berapa mereka akan berpapasan?
A. 08.00
B. 08.15
C. 08.25
D. 08.30
66. Data nilai siswa kelas VI berturut turut adalah 8, 7, 6, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 7. Dari data tersebut berapakah mediannya?
A. 8
B. 7,5
C. 7
D. 6,5
67. Bus Trans Jakarta berisi penumpang berangkat dari terminal ke pasar, di halte pertama turun 4 orang, di halte kedua naik 2 orang sampai di pasar ternyata ada 15 orang. Berapa banyak penumpang yang naik pada terminal?
A.17
B.15
C.13
D.11
68. Suatu lapangan berbentuk persegi panjang dengan luas 120 m2. Panjang lapangan tersebut adalag 12 m. Berapakah kelilingnya?
A. 22 m
B. 24 m
C. 42 m
D. 44 m
69. Suku ke-4 dan suku ke-9 suatu barisan aritmatika berturut-turut adalah 110 dan 150. Suku ke 30 barisan tersebut adalah ….
A.308
B.318
C.326
D.344
70. Bonus, jawabannya A
71. Menerapkan pengetahuan, konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam konteks materi Geometri. Dari barisan geometri diketahui bahwa U3 = 4 dan U9 = 256, maka tentukan U12!
A. 2048
C. 2047
B. 2049
D. 2046
72. Menerapkan pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam konteks materi pengukuran. Sebuah bak mandi diisi air mulai pukul 07.20 sampai dengan pukul 07.50 dengan debit air 10 liter/menit. Berapa liter volume air dalam bak mandi tersebut?
A. 3000 liter
B. 300 liter
C. 30 liter
D. 30000 liter
73. Menggunakan pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam konteks materi Statistika. Nilai rata-rata ulangan matematika dari 7 siswa adalah 6,50. Ketika nilai satu orang siswa ditambahkan, maka rata-ratanya menjadi 6,70. Nilai siswa yang ditambahkan adalah ….
A. 9,10
B. 8,10
C. 7,10
D. 6,10
74. Menggunakan pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam konteks materi Logika/Penalaran Matematika. Dari pernyataan berikut ini, manakah yang merupakan ingkaran dari pernyataan Jakarta Ibukota RI.
A. Jakarta bukan ibukota RI
B. Jakarta adalah ibukota RI
C. Benar bahwa Jakarta Ibukota Jakarta
D. Benar bahwa Jakarta bukan Ibu kota dari RI
75. Menentukan alat peraga dalam pembelajaran bilangan. Bu Ani ingin mengajarkan kepada anak – anak kelas 1 tentang nilai tempat suatu bilangan (satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan), Media yang tepat digunakan Bu Ani dalam Pembelajaran tersebut adalah…
A. Kartu bilangan
B. Blok dienes
C. Loncat katak
D. Papan berpaku
76. Mengklasifikasikan alat peraga dalam pembelajaran Geometri dan pengukuran Pak Arief ingin mengajarkan cara mengukur luas halaman sekolah dengan satuan meter. Alat peraga yang sebaiknya digunakan supaya pembelajaran menarik adalah…
A. Pita garis bilangan, mistar, tangga garis
B. Blok dienes, mistar, pita garis bilangan
C. Mistar, uang logam, blok dienes
D. Tangga garis, blok dienes, tangga garis
77. Menentukan alat ukur dalam pembelajaran geometri dan pengukuran Ketidakpastian yang ada pada pengukuran tunggal ditetapkan sama dengan setengah skala terkecil dari alat ukur yang digunakan.Jika kita menggunakan mistar atau penggaris, maka ketidakpastiannya adalah sama dengan….
A. 0,05 cm
C. 0,1 cm
B. 0,01 cm
D. 1 cm
78. Memecahkan Pembelajaran IPS SD (diberikan kasus dalam pembelajaran, peserta dapat menyimpulkan pembelajaran dalam kasus tersebut.
Bu,fitri adalah guru SD Negeri 2 Sukamakmur,mengajar dikelas Beliau memberikan pelajaran IPS,dengan materi “ Menceritakan Pengalaman Diri. Sebelum memulai pelajaran, anak – anakberbaris didepankelas,kemudian diperiksa kebersihannya, terutama kuku tangandantelinga.Sambil diperiksa anak masuk kedalam kelas satu persatu. Anak- anakdiajak berdoadan kemudian mengucapkan salam.
Sebelum memberikan materi, memberi motivasi kepada anak, saya bertanya “siapa tadi yangtidak mandi” anak – anak terdiam. Mari kita nyanyikan lagu bangun tidur kuterus mandi,tidak lupa menggosokgigi, habis mandi kutolong ibu, membersihkan tempat tidurku. Kesimpulan dari pembelajaran IPS yang dilakukan bu Fitri adalah
A. Guru kurang memotivasi anak dalam pembelajaran
B. Guru mengajak siswa bernyanyi untuk memotivasi anak
C. Anak – anak hanya diam saja saat diberi pertanyaan dalam pembelajaran karena guru kurang memotivasi anak
D. Guru memberikan motivasi kepada siswa dalam pembelajaran
79. Menegaskan Fokus utama kajian pembelajaran IPS diSD (diberikan kasus contoh Hari selasa, saat pelajaran IPS pak Sunarto akan memberikan materi pada anak- anak tentang silsilah keluarga. Waktu pelajaran adalah 2 x 35 menit. Setelah mengutarakan tujuan yang akan dibahas hari ini, pak Sunarto mengajukan pertanyaan pada para siswa untuk mengawali pelajaran.
“ Anak- anak tentunya kalian mempunyai keluaga di rumahkan,,?” “ iya pak, punya.” Jawab semua siswa serentak.
“ Coba kalian sebutkan siapa saja yang dirumah kalian yang masuk dalam anggota keluarga !”
“ Ada ayah, ibu, adik, kakak, kakek, nenek” Jawab para siswa bersahut- sahutan.
Kemudian pak Sunarto menempelkan bagan dan foto silsilah keluarga. Anak- anak mengamati sambil menyimak penjelasam dari pak sunarto. Sesekali pak sunarto melemparkan pertanyaan kepada siswa dan pertanyaan dijawab dengan benar. Pak Sunarto mengakhiri penjelasan dengan memberikan pertanyaan pada siswa “ apakah kalian sudah mengerti semua tentang silsilah keluarga yang sudah bapak jelaskan,,?” Tanya pak Sunarto.
“ Sudah pak”, jawab anak- anak serentak.
“ kalau masih ada yang kurang jelas atau bingung, anak- anak boleh bertanya ” “ tiadak ada pak”, jawab anak- anak lagi secara serentak.
Pak sunarto memberikan tugas kepada siswa agar dikerjakan sendiri- sendiri. Pak sunarto yakin, pasti nialai anak- anak memuaskan karena anak- anak berhasil menjawab pertanyaan yang tadi di lemparkan. Tugas yang diberikan juga sama dengan tugas yang di jelaskan pak sunarto, hanya saja diganti nama- nama pada bagan silsilah keluarrga.
Setelah semuanya selesai, pekerjaaan di kumpulkan dan setelah di koreksi ternyata hasilnya mengecewakan, hampir 60% siswa mendapatkan nilai hasil evaluasinya di bawah rata- rata.
Apa kelemahan pembelajaran yang dilakukan pak sunarto, kecuali…..
A. Pemakaina metode pembelajaran terkesan masih bersifat Konvesional (ceramah dan penugasan
B. Alat peraga kurang lengkap sehingga membingngungkan siswa
C. Penyampaian materi kurang jelas
D. Guru sudah menyampaikan tujuan pembelajaran
80. Membedakan pengertian IPS dan Ilmu social
Apa perbedaan antara Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dilihat dari tujuannya (purposes) ?
A. Ilmu-Ilmu sosial menetapkan kebenaran Ilmiah sebagai focus tujuanya, sedangkan pada Ilmu Pengetahuan Sosial mengarah pada penanaman BASK (Behavior, attitude, Skill, dan Knowledge).
B. Ilmu Pengetahuan Sosial menetapkan kebenaran Ilmiah sebagai focus tujuanya, sedangkan pada Ilmu-Ilmu sosial mengarah pada penanaman BASK (Behavior, attitude, Skill, dan Knowledge).
C. Ilmu-Ilmu Sosial adalah bersifat disipliner sesuai dengan kehidupan yang menjadi obyek studi berdasrkan bidang Ilmu masing-masing, sedangkan pada pendekatan Ilmu Pengetahuan Sosial bersifat intensdisipliner
D. Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) diberikan di tingkat perguruan tinggi/universitas, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diberikan di tingkat sekolah.
Ruang lingkup pembelajaran IPS SD yaitu. . .
A. Masyarakat, Norma, Budaya, Waktu
B. Manusia, Waktu, Sistem Sosial dan Budaya, Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan
C. Manusia, Kerja, Nilai dan Norma, Peningkatan Kesejahteraan
D. Masyarakat, Kerja, Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan, Waktu
82. Mengklasifikasikan tujuan IPS dalam pembelajaran di SD
Apa tujuan IPS dalam pembelajaran di SD?
A. Menolongsiswauntukmengembangkanbakatnya
B. Membantu siswa dalam menentukan cita-cita yang ingin diraihnya di masa mendatang
C. Menyediakankesempatankepadasiswauntukberekspresi lingkungan masyarakat
D. Memberikan kepada Siswa pengetahuan tentang pengalaman manusia dalam kehidupan ber masyarakat pada masa lalu, sekarang dan masa akan datang
83. Menganalisis nilai kegunaan mempelajari sejarah bagi siswa.
Bagi siswa mempelajari sejarah memiliki beberapa manfaat. Berikut yang bukan merupakan manfaat mempelajari sejarah bagi siswa yaitu. . .
A. Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan proses dari masa lampau, masa kini, dan masa depan
B. Menumbuhkan pemahaman peserta didik terhadap landasan sikap yang akan ditempuhnya
C. Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah dan metodologi keilmuan
D. Menumbuhkan apresisasi dan penghargaan peserta didik terhadap peninggalan sejarah sebagai bukti peradaban bangsa Indonesia di masa lampau
84. Mengurutkan perkembangaran sejarah di Indonesia.
Bagaimana keadaan Indonesia setelah adanya perjanjian KMB?
A. Indonesia terbagi menjadi 8 provinsi
B. Ibukota negara Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta
C. Indonesia menjadi negara serikat (RIS)
D. Irian Barat berintegrasi dengan Indonesia
85. Menjelaskan hubungan pembelajaran sejarah dengan antropologi. (diberikan soal kasus)
Antropologi sebagai salah satu dari ilmu sosial memiliki kaitan dan sumbangan kepada ilmu sejarah begitu juga sebaliknya. Dalam penulisan sejarah, sejarawan tidak jarang menggunakan teori dan konsep antropologi. Berikut konsep antropologi yang sering digunakan sejarawan, kecuali. . .
A. enkulturasi
B. primitif
C. folklore
D. prasasti
86. Menemukan makna Bhineka Tunggal Ikka dalam kehidupan sehari-hari.
Eko adalah siswa kelas V SD Bumi Pertiwi. Pada suatu hari Pak Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Eko mendapat kelompok dengan Togar, Lusi, Intan dan Rully. Bagaiman sebaiknya sikap Eko?
A. Eko bersedia satu kelompok dengan Togar karena Togar orang Batak sedangkan di orang Jawa
B. Eko tidak bersedia satu kelompok dengan Rully karena Rully bukan teman dekatnya
C. Eko bersedia berkelompok dengan mereka karena mereka semua pandai
D. Eko bersedia berkelompok dengan siapun karena semua adalah teman
87. Menggali pengalaman butir-butir Pancasila.
Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan, merupakan pengalaman Pancasila sila ke- . . .
A. Satu
B. Dua
C. Tiga
D. Lima
88. Mengemukakan suku bangsa yang ada di Indonesia.(diberikan kasus salah satu suku bangsa di Indonesia).
Bangsa Indonesia memiliki ratusan suku bangsa beserta adat dan budayanya. Masing- masing suku mempunyai keunikan tersendiri yang merupakan kekayaan budaya nasional. Berikutciri-ciri salah satu suku yang ada di pulauJawa :
- Tidak diperkenankan menggunakan kendaraan untuk sarana transportasi
- Tidak diperkenankan menggunakan alas kaki
- Larangan menggunakan alat elektronik
- Pintu rumah harus menghadap utara/selatan Suku tersebutadalah. . .
A. Suku Asmat
B. Suku Bugis
C. Buku Badui
D. Suku Dayak
89. Membuktikan potensi sumber daya alam di Indonesia. (diberikan soal kasus) Negara Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya yaitu timah. Daerah yang menghasilkan lebih dari 20% produksi timah putih dunia adalah . . .
A. Pulau Bangka, Belitung, dan Singkep
B. Kepulauan Natuna
C. Pulau Bali, Lombok, Nusa Penida
D. Pulau Kalimantan
90. Merencanakan penggunaan ICT dalam pembelajaran IPS SD
Pada pemebelajaran IPS kelas V dengan materi Perjuangan Bangas Indonesia Melawan Penjajah, Pak Ridwan ingin menyajikan pemebelajaran yang menyenangkan dan mudah diingat serta dimengerti oleh anak didiknya. Media apa yang harus digunakan pak Ridwan?
A. Video
B. Slide
C. Corel draw
D. Radio
91. Mempelajari sejarah setiap masyarakat menjadi lebih baik. Pernyataan tersebut adalah manfaat mempelajari sejarah dalam hal ...
A. Sejarah dapat memberikan kesenangan dan kegembiraan
B. Sejarah dapat digunakan sebagai pedoman bagi suatu bangsa
C. Sejarah dapat dijadikan sebagai profesi
D. Sejarah dapat mengetahui kejadian masa lampau
92. Apakah persamaan hubungan antara sejarah dengan antropologi..
A. Menempatkan manusia sebagai subyek dan obyek dalam kajiannya
B. Keduanya menunjukkan proses yang mencakup keterlibatan para pelaku
C. Terlibat dalam faktor-faktor eksternal yang bersifat sosiologis
D. Berorientasi terhadap pandangan hidup para pelakunya
93. Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa, ras, agama, dan kepercayaan. Yang semuanya diikat dalam satu pedoman Bhinneka Tunggal Ikan dengan lambang negara Garuda Pancasila. Kedua hal tersebut diatur dalam Undang- Undang Negara nomor..
A. UU no 15 tahun 2006
B. UU no 17 tahun 2006
C. UU no 24 tahun 2009
D. UU no 38 tahun 2009
94. Kekayaan sumber daya alam Indonesia telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bangsa Indonesia. Sebagian lainnya masih berupa potensi yang belum dimanfaatkan karena berbagai keterbatasan.
Sesuai perkembangan jaman langkah yang tepat bagi kita untuk mengolah potensi sumber daya yang ada yaitu...
A. Mengolah sumber daya yang ada dengan mendatangkan tenaga kerja asing
B. Mengekspor sumber daya yang masih berupa bahan mentah
C. Mengirim tenaga kerja Indonesia ke luar negeri untuk mendapatkan pembelajaran dan pelatihan
D. Mengelola sumber daya yang ada dengan teknologi canggih
95. Lingkungan di sekitar kita terbagi atas 2 macam yaitu lingkungan alam dan lingkungan buatan. Dimana keduanya memiliki manfaat dan tujuan yang sama yaitu...
A. Untuk memenuhi kebutuhan manusia
B. Melestarikan lingkungan masyarakat
C. Sebagai sumber pengetahuan dan teknologi
D. Sebagai sumber kekayaan alam
96. Dibawah ini yang bukan termasuk gejala alam biotik yaitu...
A. Metamorfosis
B. Fotosintesis
C. Penyerbukan
D. Erosi
97. Metamorfosis adalah suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan fisik setelah kelahiran atau penetasan. Dibawah ini adalah contoh serangga yang tidak mengalami metamorfosis yaitu...
A. Belalang
B. Nyamuk
C. Lalat
D. Semut
98. Katak mengalami metamorfosis sempurna. Dalam perkembangannya pada fase berudu, bernapas menggunakan...
A. Trakhea
B. Paru-paru
C. Insang
D. Kulit
99. Untuk menjaga kelestarian lingkungan salah satunya adalah dengan melakukan reboisasi atau penghijauan dengan tujuan...
A. Memperindah susunan kota
B. Menjaga tanah dan mencegah erosi
C. Memperoleh kayu yang berlimpah
D. Meningkatkan pendapatan
100. Limbah atau sampah terpisah menjadi sampah basah dan sampah kering. Hal yang paling tepat untuk mengatasi limbah sampah kering adalah...
A. Dibakar habis
B. Di daur ulang
C. Dikubur didalam tanah
D. Dibiarkan ditempat terbuka
Contoh Soal Pretes PPG Kemenag Lengkap Dengan Jawaban
Selasa, 17 November 2020
Contoh Soal AKG Pedagogik dan Profesional Guru Madrasah Ibtidaiyah
Sebagai tenaga profesional, guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Kondisi yang berbeda yang dialami oleh guru, mengakibatkan timbulnya berbagai kendala dalam penguasaan kompetensi yang disyaratkan.
Oleh karena itu, ada dua skema yang akan dilakukan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah untuk mengukur profesionalisme guru, kepala dan pengawas madrasah yakni secara akademis dan non akademis.
Pengukuran akademis dilakukan secara rutin setiap tahun yaitu dengan menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Guru (AKG), Asesmen Kompetensi Kepala (AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP). Kementerian Agama merupakan salah satu Kementerian yang berperan penting dalam dalam pencapaian target pembangunan pendidikan nasional.
Latihan soal sains AKG MI dan kunci jawabannya ini juga dapat menjadi gambaran bentuk soal AKG Madrasah yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama kepada guru Madrasah mulai tahun 2020 ini.
Asesmen Kompetensi Guru (AKG) adalah salah satu bentuk pengukuran akademis yang akan dilakukan secara rutin setiap tahun oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kementerian Agama kepada guru Madrasah.Salah satu prioritas dalam Rencana Strategis Kementerian Agama melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam adalah meningkatkan mutu dan kualitas guru Madrasah.
Peningkatan mutu guru madrasah dilaksanakan melalui skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB).
Lokus program tersebut dilakukan di kelompok kerja terdekat yaitu melalui kegiatan dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK).
Salah satu langkah awal sebelum melakukan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah adalah tersedianya baseline pemetaan kompetensi Guru dan Tendik madrasah.
Baseline data pemetaan kompetensi tersebut dapat dilakukan melalui Asesemen Kompetensi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah.
Tujuan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Madrasah adalah untuk memperoleh informasi tentang gambaran umum kompetensi guru madrasah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Tujuan lain dari AKG, yaitu untuk mendapatkan peta sebaran dan kompetensi guru madrasah sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan profesional guru dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Pelaksanaan AKG juga bertujuan untuk mewujudkan tersusunnya instrumen asesmen kompetensi guru madrasah sebagai rapor kompetensi sebagai acuan kepada semua pihak terkait dalam menyusun kebijakan pengembangan keprofesionalan guru.
Terkait dengan pelaksanaan AKG tersebut, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama akan menyelenggarakan kegiatan Asesmen Kompetensi Guru (AKG) pada tanggal 19 sampai dengan 23 November 2020.
Di dalam surat edaran tentang pelaksanaan AKG, AKK, dan AKP Tahun 2020, diinformasikan bahwa peserta Asesmen Kompetensi Guru adalah sebagai berikut.
Guru Madrasah Ibtidaiyah
Guru Madrasah Tsanawiyah yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA Terpadu, Bimbingan dan Konseling.
Guru Madrasah Aliyah yang mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bimbingan dan Konseling.
Dimensi kompetensi AKG meliputi Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional.
1. Pedagogik
- Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
- Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
- Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
- Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
- Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
2. Profesional
- Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
- Menguasai kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.
- Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
- Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
Ruang Lingkup Instrumen AKG Madrasah
1. Asesmen Kompetensi Guru MI
Komposisi soal AKG guru MI meliputi; (1) Pedagogik, Literasi, Numerasi, dan Sains. Jumlah soal keseluruhan 60 butir dengan waktu pengerjaan 120 menit.
Komposisi soal adalah:
- Pedagogik : 15 butir
- Literasi : 15 butir
- Numerasi : 15 butir
- Sains : 15 butir
2. Asesmen Kompetensi Guru MTs
Sasaran AKG Guru MTs hanya untuk guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), dan Bimbingan dan Konseling.
Komposisi soal AKG guru MTs meliputi; Pedagogik dan Profesional. Jumlah soal keseluruhan 60 butir dengan waktu pengerjaan 120 menit.
Komposisi soal adalah:
- Pedagogik : 20 butir
- Profesional : 40 butir
- Jumlah : 60 butir
Soal pedagogik dikaitkan dengan pembelajaran pada kompetensi profesional (termasuk Bimbingan dan Konseling),
3. Asesmen Kompetensi Guru MA
Sasaran AKG Guru MA hanya untuk guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Bimbingan dan Konseling.
Komposisi soal AKG guru MA meliputi; Pedagogik, Profesional. Jumlah soal keseluruhan 60 butir dengan waktu pengerjaan 120 menit.
Komposisi soal adalah:
- Pedagogik : 20 butir
- Profesional : 40 butir
- Jumlah : 60 butir
Soal pedagogik dikaitkan dengan pembelajaran pada kompetensi profesional (termasuk Bimbingan dan Konseling).
Berikut ini kami bagikan contoh soal dan pembahasannya yang meliputi soal Pedagogik dan Profesional bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah(MI) yang akan mengikuti AKG Tahun 2020.Soal yang kami bagikan lengkap dengan pembahasan serta indikator dan kisi-kisi soal.
Silahkan bapak/ibu guru Unduh Contoh soal dan pembahasan Sains untuk jenjang MI sebagai persiapan mengikuti AKG Tahun 2020.
- Kisi-Kisi dan Soal AKG Pedagogik Madrasah Ibtidaiyah (MI
- Kisi-Kisi dan Soal AKG Profesional Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mapel Sains
- Kunci Jawaban Soal AKG Pedagogik dan Sains MI
Demikian materi terkait dengan Latihan Soal Sains AKG MI dan Kunci Jawabannya yang meliputi kompetensi pedagogik dan profesionalisme.Semoga bermanfaat bagi rekan Guru Sekalian.
julichan November 17, 2020 CB Blogger IndonesiaContoh Soal AKG Pedagogik dan Profesional Guru Madrasah Ibtidaiyah
LABEL
Popular Posts
- Soal Lomba LCC SD Tingkat Kecamatan Komplit Kunci Jawaban
- DAFTAR PENERIMA TUNJANGAN FUNGSIONAL ATAU TUNJANGAN INSENTIF GURU NON PNS 2017
- Aplikasi Buku Induk Siswa Format Excel Revisi Terkini
- Download Aplikasi Pembuatan Id Card Format Excel
- Pemberkasan Guru Honorer Tenaga Honorer K2 dan Tenaga Honorer Lainya Untuk Calon Peserta PPG Tahun Ini
- Cek Tunjangan Sertifikasi Triwulan I Sampai III 2017 Terbaru
- Besok Penerimaan CPNS Ini Cara Mendaftar CPNS Online Revisi Baru



