Selasa, 15 September 2026
BSKAP Nomor 046 Tahun 2025 Tentang Capaian Pembelajaran
BSKAP melalui Keputusan Nomor 046 tahun 2025 menerbitkan dokumen Capaian Pembelajaran (CP) yang merupakan pembaruan dari kurikulum sebelumnya. Dokumen ini menjadi pedoman utama dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Tujuan utama dari penetapan CP ini adalah menyelaraskan kompetensi lulusan dengan Profil Pelajar Pancasila serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21, seperti literasi digital, berpikir kritis, dan kolaborasi. Dengan adanya dokumen ini, satuan pendidikan diharapkan tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan esensial.
Struktur Capaian Pembelajaran yang Lebih Sederhana dlah satu perubahan signifikan dalam BSKAP Nomor 046 tahun 2026 adalah penyederhanaan struktur CP. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, CP kini dirancang dalam fase-fase yang lebih fleksibel tanpa terikat secara ketat pada penjenjangan kelas. Misalny untuk fase A mencakup kelas 1 dan 2 SD, yang memungkinkan guru menyesuaikan kecepatan dan kedalaman materi berdasarkaajar siswa. Selain itu, CP ini memperkuat integrasi antar mata pelajaran, khususnya dalam tema-tema projek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan tidak terfragmentasi.
Dalam dokumen BSKAP 046/2026, Capaian Pembelajaran memberikan porsi lebih besar pada pengembangan literasi dan numerasi dasar sejak jenjang pendidikan dasar. Namun, yang membedakan dengan kurikulum sebelumnya adalah penekanan pada penerapan konsep dalam kehidupan nyata. Misalnya, CP Matematika tidak hanya menuntut kemampuan menghitung, tetapi juga penalaran logis dalam memecahkan masalah sehari-hari. Selain itu, terdapat penguatan pada kecakapan hidup (life skills) seperti kemandirian, kesadaran diri, dan kewirausahaan yang diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran, bukan hanya pada muatan lokal atau projek khusus.
BSKAP 046/2025 menekankan bahwa CP bukanlah dokumen kaku yang harus dihafal, melainkan acuan untuangkan alur tujuan pembelajaran (ATP) yang kontekstual. Oleh karena itu, guru diberi otonomi lebih besar untuk menginterpretasikan CP sesuaikondisi geografis, sosial, dan budaya sekolah masing-masing. Dalam hal asesmen, CP baru ini mendorong penggunaan asesmen formatif yang berkelanjutan, bukan sekadar ujian akhir. Guru diharapkan mampu memetakan perkembangan kompetensi siswa secara diagnostik sehingga intervensi pembelajaran dapat dilakukan tepat sa.
Dokumen ini juga mengakomodasi pendidikan inan menyediakan rambu-rambu adaptasi CP bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK). BSKAP 046/2026 menegaskan bahwa kolah harus menyusun CP yang dimodifikasi sesuai dengan hambatan belajar dan potensi unik setiap anak, tanpa menurunkan standar kualitas secara substansial. Selain itu, pemerintah daerah dan pusat diwajibkan untuk menyediakan pelatihan pendukung bagi guru serta menyediakan bahan ajar yang ramah bagi semua peserta didik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di daerah terpencil maupun di sekolah regular yang menerima anak inklusi.
Implementasi CP berdasarkan BSKAP 046/2025 direncanakan secara bertahap mulai tahun ajaran 2026/2027 dengan masa transisi bagi sekolah yang masih menggunakan kurikulum sebelumnya. BSKAP juga telah menyiapkan sistem evaluasi berkala untuk memonitor efektivitas CP di lapangan. Evaluasi ini akan melibatkan masukan dari guru, kepala sekolah, pengawas, serta riset dari lembaga akademisi. Dengan demikian, dokumen ini bukanlah produk final yang statis, melainkan dokumen hidup yang akan terus disempurnakan berdasarkan data empiris, memastikan bahwa Capaian Pembelajaran di Indonesia tetap relevan dengan perkembangan global tanpa kehilangan akar budaya lokal.
Silahkan unduh Capaian Pembelajaran berdasarkan BSKAP nomor 046 tahun 2025 jenjang PAUD,TK,SD,SMP dan SMA sederajat melalui link di bawah ini.
Unduh di sini atau Download
Demikian materi terkait dengan Capaian pembelajaran terbaru tahun 2025,meskipun ada perubahan hanya pada mata pelajaran agama dan budi pekerti.
julichan September 15, 2026 CB Blogger IndonesiaBSKAP Nomor 046 Tahun 2025 Tentang Capaian Pembelajaran
Minggu, 05 Oktober 2025
Buku Panduan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Terbaru 2025 Fase A-F Kurikulum Merdeka
Buku Panduan Pendidikan Pancasila tahun 2025 diramalkan akan lebih menekankan pada pendekatan kontekstual, berbasis nilai, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun dunia digital. Materinya tidak hanya berupa hafalan butir-butir Pancasila, tetapi penanaman karakter dan etika berbasis Pancasila.
Kerangka Utama (Framework) Pembelajaran:
Pendekatan "Pancasila dalam Aksi" akan menjadi tulang punggung, dimana peserta didik diajak untuk:
Merenungkan nilai-nilai Pancasila.
Berinteraksi dan berdiskusi dengan nilai-nilai tersebut.
Merefleksikan dalam pikiran dan perasaan.
Mengaktualisasikan dalam tindakan nyata.
Rangkuman Per Sila dan Isu Kontemporer:
1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
Inti Nilai: Spiritualitas, keimanan, toleransi, dan kerukunan.
Fokus Pembahasan:
Toleransi Aktif: Tidak hanya hidup berdampingan, tetapi aktif melindungi hak beribadah pemeluk agama lain dan bekerja sama dalam kebaikan.
Spiritualitas di Era Digital: Menjaga etika dan moral dalam berinteraksi di media sosial, menghindari ujaran kebencian (hate speech) dan hoaks atas nama agama.
Ekologi dan Spiritualitas: Menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab kepada Sang Pencipta.
Mencegah Radikalisme: Memperkuat imunitas mental terhadap paham radikal dan intoleran dengan pemahaman agama yang moderat dan mencintai perdamaian.
2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Inti Nilai: Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan, empati, dan solidaritas.
Fokus Pembahasan:
Penghormatan terhadap Martabat Manusia: Menolak segala bentuk diskriminasi, perundungan (bullying), dan kekerasan (termasuk cyberbullying).
Keadilan Sosial untuk Semua: Memahami isu-isu kesenjangan ekonomi, disabilitas, dan kesetaraan gender dari perspektif kemanusiaan.
Kepedulian Global: Tanggap terhadap isu kemanusiaan global seperti pengungsi, bencana alam, dan perdamaian dunia.
Etika Digital: Menghargai privasi orang lain, tidak menyebarkan informasi pribadi, dan berkomunikasi dengan santun di ruang digital.
3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
Inti Nilai: Nasionalisme, cinta tanah air, Bhinneka Tunggal Ika, dan patriotisme.
Fokus Pembahasan:
Nasionalisme Kontekstual: Cara mencintai Indonesia di era global, misalnya dengan menggunakan produk lokal, melestarikan budaya, dan berkontribusi positif di kancah internasional.
Merajut Keberagaman: Memahami ancaman perpecahan seperti hoaks, ujaran kebencian SARA, dan radikalisme, serta kemampuan untuk meresponsnya dengan bijak.
Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara: Bela negara tidak hanya fisik, tetapi juga melalui prestasi, menjaga persatuan di media sosial, dan melindungi NKRI dari ancaman siber dan perang proxy.
Pentingnya Identitas Nasional: Di tengah derasnya arus globalisasi dan budaya asing.
4. Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Inti Nilai: Demokrasi, deliberasi, kebebasan berpendapat, dan keputusan bermufakat.
Fokus Pembahasan:
Demokrasi Deliberatif: Teknik bermusyawarah untuk mencapai mufakat dengan mengedepankan etika diskusi, menghargai perbedaan pendapat, dan mencari solusi terbaik, bukan sekadar menang dalam debat.
Partisipasi Publik yang Cerdas: Peran aktif dalam pemilu, diskusi publik, dan gerakan sosial dengan dasar data dan fakta, bukan emosi.
Literasi Digital dan Hoaks: Kemampuan menyaring informasi, memverifikasi kebenaran, dan tidak menyebarkan konten provokatif yang merusak demokrasi.
Kepemimpinan yang Melayani: Memahami filosofi kepemimpinan Pancasila yang mengutamakan pelayanan dan keteladanan.
5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Inti Nilai: Kesejahteraan, kesetaraan peluang, dan pemerataan.
Fokus Pembahasan:
Keadilan Prosedural dan Substansial: Memahami bahwa keadilan bukan hanya di atas kertas, tetapi harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Tanggung Jawab Sosial: Pentingnya gotong royong, filantropi, dan kesukarelawanan untuk membantu sesama.
Ekonomi Kerakyatan dan Koperasi: Memahami prinsip-prinsip ekonomi Pancasila yang mengutamakan kekeluargaan dan pemberdayaan UMKM.
Keberlanjutan Lingkungan: Keadilan untuk generasi mendatang dengan menjaga sumber daya alam dan lingkungan hidup (ESG - Environmental, Social, and Governance).
Aspek Metodologi dan Penilaian (Poin Baru yang Diperkirakan):
Project-Based Learning (PjBL): Peserta didik diajak membuat proyek nyata yang merefleksikan nilai Pancasila (contoh: kampanye anti-bullying, proyek pelestarian lingkungan, workshop literasi digital).
Refleksi dan Jurnal Pribadi: Penekanan pada proses internalisasi nilai melalui tulisan refleksi.
Penilaian Autentik: Penilaian tidak hanya pada tes tertulis, tetapi lebih pada sikap, perilaku, dan partisipasi dalam kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Integrasi dengan Mata Pelajaran Lain (Cross-Curricular): Nilai Pancasila diintegrasikan dalam pembelajaran semua mata pelajaran.
Buku Panduan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Terbaru 2025 Fase A-F Kurikulum Merdeka
Kamis, 01 Februari 2024
Juknis Pelaksanaan Lomba FLS2N SD/MI Tahun 2024
Kegiatan ajang talenta merupakan wahana aktualisasi unjuk prestasi peserta didik, yang juga menjadi momentum untuk menemukenali anak-anak berbakat atau yang mempunyai potensi talenta. Dalam mengikuti ajang talenta, mereka akan mendapatkan tantangan berkarya dan berekspresi. Kegiatan ajang talenta merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi talenta secara berkelanjutan, dan turut andil dalam mengembangkan karakter peserta didik menuju profil Pelajar Pancasila.
Menandai semangat Merdeka Belajar, Merdeka Berprestasi, Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) menyelenggarakan berbagai ajang talenta di berbagai bidang dalam kerangka kebijakan Manajemen Talenta Nasional (MTN), diantaranya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) untuk jenjang Sekolah Dasar.
Aktualisasi prestasi melalui ajang talenta didasarkan pada potensi minat dan bakat peserta didik. Mereka yang berhasil akan mendapatkan banyak manfaat untuk pengembangan karir belajar dan karir profesional peserta didik.
FLS2N SD/MI/Sederajat diselenggarakan secara bertingkat dari tingkat daerah hingga tingkat nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi. Mekanisme bertingkat tersebut merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial di bidang seni budaya.
Pedoman ini disusun untuk memberikan informasi dan gambaran berbagai aspek penyelenggaraan ajang FLS2N SD kepada para peserta, pendamping, pembina, juri, dan para pemangku kepentingan lainnya. Diharapkan dengan pedoman ini penyelenggaraan FLS2N SD/MI/Sederajat dapat berjalan dengan baik dan lancar. Selamat mempersiapkan diri, belajar dan berlatih hinggai mencapai prestasi yang membanggakan.
Berikut ini kami bagikan Juknis Pelaksanaan Lomba FLS2N SD/MI Tahun 2024 yang bisa bapak/ibu guru pelajari sebagai pedoman dalam pelaksanaan FLS2N Tahun 2024.
atau
Demikian materi pedoman Juknis Pelaksanaan Lomba FLS2N SD/MI Tahun 2024 yang dpaat kami bagikan pada kesempatan kali ini.Semoga bermanfaat.
julichan Februari 01, 2024 CB Blogger IndonesiaJuknis Lomba FLS2N Jenjang SD/MI Tahun 2024
Senin, 28 September 2020
Download Buku Saku Program Paket Data Siswa Guru dan Dosen
Pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) telah ditetapkan Presiden Republik Indonesia sebagai Kedaruratan Kesehatan dan Bencana Nasional Nonalam.
Ratusan ribu sekolah dan perguruan tinggi ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19, sekitar 68 juta peserta didik melakukan kegiatan belajar dari rumah, serta sekitar 4 (empat) juta pendidik melakukan kegiatan belajar mengajar di luar sekolah.
Sesuai dengan Revisi SKB Empat Menteri tanggal 7 Agustus 2020, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 serta mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga pendidikan, maka satuan pendidikan yang berada di zona oranye dan merah dilarang untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka dan melanjutkan belajar dari rumah.
Di dalam memastikan hak belajar setiap peserta didik terpenuhi, pemerintah menyalurkan bantuan subsidi kuota internet untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh kepada peserta didik dan pendidik.
Bantuan kuota internet tersebut berupa kuota data internet yang terbagi atas kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi.
Sedangkan kuota belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.
Buku Saku Program Kuota Belajar Siswa, Guru, dan Dosen ini disusun sebagai informasi kepada para pengguna kuota belajar untuk mendapatkan materi yang bermanfaat.
Petunjuk Teknis Juknis bantuan kuota internet Kemdikbud tahun 2020 tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Nomor 14 Tahun 2020.
Tujuan
Bantuan kuota data internet bertujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Penerima Bantuan Kuota
Penerima bantuan kuota data internet adalah sebagai berikut.
1. Peserta didik pendidikan anak usia dini.
2. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah.
3. Mahasiswa.
4. Pendidik pada pendidikan anak usia dini.
5. Pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
6. Dosen.
Pemberi dan Bentuk Bantuan
Bantuan diberikan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi melalui operator seluler. Bentuk bantuan yang diberikan berupa kuota data internet.
Rincian Jumlah Bantuan Bantuan kuota data internet dibagi atas Kuota Umum dan Kuota Belajar.
1. Kuota Umum, yaitu kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi.
2. Kuota Belajar, yaitu kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran, dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id.
Rincian Bantuan Kuota
Rincian bantuan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen adalah sebagai berikut.
1. Paket kuota internet peserta didik PAUD
Peserta didik PAUD akan mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB, durasi bantuan selama 4 (empat) bulan.
2. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah
Peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah akan mendapatkan paket kuota internet sebesar 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB, durasi bantuan selama 4 (empat) bulan.
3. Paket kuota internet pendidik (guru)
Paket kuota internet untuk pendidik (guru) pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan adalah sebesar 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar, durasi bantuan selama 4 (empat) bulan.
4. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen
Mahasiswa dan dosen akan mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar, durasi bantuan selama 4 (empat) bulan.
Persyaratan Penerima Bantuan
Penerima bantuan kuota internet pendidikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.
1. Peserta Didik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
a. Terdaftar di aplikasi Dapodik.
b. Memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik/orang tua/anggota keluarga /wali.
2. Pendidik pada PAUD dan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
a. Terdaftar di aplikasi Dapodik dan berstatus aktif.
b. Memiliki nomor ponsel aktif.
3. Mahasiswa
a. Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan atau sedang double degree.
b. Memiliki Kartu Rencana Studi pada semester berjalan.
c. Memiliki nomor ponsel aktif.
4. Dosen
a. Terdaftar di aplikasi PDDikti dan berstatus aktif pada tahun ajaran 2020/2021.
b. Memiliki nomor registrasi (NIDN, NIDK, atau NUP).
c. Memiliki nomor ponsel aktif.
Jadwal Pemberian Bantuan Kuota
Penyaluran kuota data internet dilakukan selama 4 (empat) bulan dari September sampai dengan Desember 2020 dengan jadwal sebagai berikut.
1. Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama
a. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 September 2020.
b. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 September 2020.
2. Bantuan kuota data internet untuk bulan kedua
a. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020.
b. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020.
3. Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan
a. Tahap I pada tanggal 22 sampai 24 November 2020.
b. Tahap II pada tanggal 28 sampai 30 November 2020.
Masa Berlaku Kuota
Bantuan kuota data internet memiliki masa berlaku sebagai berikut.
1. Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama dan kedua berlaku selama 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.
2. Bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat berlaku selama 75 (tujuh puluh lima) hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik.
Silahkan unduh Buku Saku Program Kuata Belajar Bagi Siswa,Guru dan Dosen melalui link yang kami sediakan di bawah ini:
Demikian informasi terkait dengan Buku Saku Program Kuata Belajar Bagi Siswa,Guru dan Dosen untuk menunjang kegiatan pembelajaran Daring bagi siswa di rumah.Semoga bermanfaat dan bisa memanfaatkan paket kuota belajar untuk belajar.
julichan September 28, 2020 CB Blogger IndonesiaDownload Buku Saku Program Paket Data Siswa Guru dan Dosen
Senin, 27 Januari 2020
Pedoman Lomba Penulisan Buku Bacaan Literasi Kemendikbud Tahun 2019
| Pedoman Lomba Penulisan Buku Bacaan Literasi Kemendikbud Tahun 2019 |
Bagi rakn guru atau mahasiswa serta masyarakat umum yang hobi menulis memiliki serta sudah pernah mengarang sebuah buku dan memiiki kemampuan ilustrasi bisa mengikuti kegiatan lomba ini.
- Warga Negara Indonesia(WNI)
- Memiliki pengalaman didalam penulisan buku bacaan anak SD kelas 1,2 dan 3 atau PAUD(Usia 4-6 tahun)
- Mengajukan ringkasan naskah buku (maksimal 1 halaman)
- Memiliki kemampuan ilustrasi.Jika tidak,wajib bekerja sama dengan ilustrator Profesional
- Panitia akan menyelaksi seluruh calon Penulis
- Calon penulis yang yang memenuhi kreteria akan dipilih untuk menjadi penulis buku bacaan literasi 2019
- Penuis terpilih wajib mengikuti serangkaian kegiatan pembuatan buku bacaan literasi 2019
- Buku bacaa literasi akan dibuat sejumlah 170 buku
- Satu penulis boleh menulis lebih dari satu buku
- Satu buku yang ditulis akan dihargai Rp 12.500.000,00 (dipotong pajak)
- Buku yang ditulis menjadi hak cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Calon Penulis yang ingin mengikuti seleksi harus mengirimikan hal sebagai berikut:
- Fc.KTP/Kartu Pelajar
- Biodata(Formulir terlampir)
- Satu contoh buku bacaan untuk jenjang SD Kelas 1,2 dan 3 atau PAUD(usia 4-6 tahun) yang sudah dipublikasikan
- ringkasan naskah buku (tanpa ilustrasi) dengan ketentuan
- ukuran kertas : A4
- pias kana,kiri,atas,dan bawah 2 cm
- ukuran huruf 12 pt
- dilengkapi dengan judul buku,tema,fokus karakter,dan nama penulis
- contoh ilustrasi atau gambar (berwarna) yang pernah dibuat oleh calon ilustrator dan emncantumakn identitas ilustrator.
- surat pernyataan keaslian naskah dan bersedia mengikuti rangkaian kegiatan
Pedoman Lomba Penulisan Buku Bacaan Literasi Kemendikbud Tahun 2019
Senin, 24 Juni 2019
Berikut Penjelasan Mengenai Penambahan Kuota PPDB Lewat jalur Prestasi
| PPDB online 2019 |
Berikut Penjelasan Mengenai Penambahan Kuota PPDB Lewat jalur Prestasi
Minggu, 02 Juni 2019
Jawaban Tugas Akhir Modul 3 Pembuatan Makalah PPG Modul Pedagogik
Jawaban Tugas Akhir Modul 3 Pembuatan Makalah PPG Modul Pedagogik- Pendidikan Profesi Guru(PPG) yaitu program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapakan lulusan S1 atau D/IV kependidikan non PGSD dan S1 Psikologi yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan sekolah dasar.| Jawaban Tugas Akhir Modul 3 Pembuatan Makalah PPG Modul Pedagogik |
Pada pelaksanaan PPG ada beberapa modul yang harus bapak/ibu guru pelajari serta ada beberapa tugas yang harus dikerjakan oleh bapak/ibu guru.Pada modul PPG yang dilaksankan oleh pemerintah terdapat 6 Modul yang berisi materi pembelajaran,video pembelajaran,rangkuman materi,tugas akhir,serta tugas formatif serta sumatif yang wajib dikerjakan oleh bapak/ibu guru.
Pada Kesempatan kali ini kami akan berbagi materi seputar Tugas Akhir Modul 3 yaitu pembuatan makalah.
Perintah Tugas nya adalah sebagai berikut:
- Makalah diketik dalam format DOC atau DOCX.
- Isi makalah terdiri dari pendahuluan, pembahasan, simpulan.
- diketik dengan menggunakan font arial 11, 1,5 spasi.
- Jumlah halaman minimal 5 maksimal 7 halaman.
- Kumpulkan makalah disini.
TUGAS AKHIR MODUL 4
- Jumlah laki-laki 20 orang, jumlah perempuan 10 orang
- Status sosial 50% adalah anak dari pekerja buruh pabrik, 20 % PNS, dan 10 % adalah pedagang, 20% adalah pegawai swasta/BUMN
- Minat siswa 50% pada kegiatan olahraga, 10% pada aspek akademis, 20% pada kegiatan seni, dan 20% pada aspek ketrampilan
- Kemampuan siswa 40% pada batas bawah, 40% pada batas menengah, dan 20% pada batas tinggi
- Preferensi belajar 40% kinestetik, 30% visual, 30% auditory
- Bagaimana cara mengelola kelas dan mengakomodasi pembelajaran dengan karakteristik tersebut diatas (ambil 1sub tema pembelajaran/ 1 mapel)
- Bagaimana mengembangkan kecerdasan majemuk dengan karakteristik diatas (ambil 1sub tema pembelajaran/ 1 mapel)
Jawaban Tugas Akhir Modul 3 Pembuatan Makalah PPG Modul Pedagogik
Rabu, 08 Mei 2019
Berikut Jurusan dan Syarat Pendaftaran PBSB Reguler 2019
| PBSB Tahun 2019 |
Optimalisasi pilihan studi, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan pemberdayaan masarakat, serta upaya mempercepat pembangunan nasional, kebijakan yang memungkinkan kedua bidang keilmuan tersebut bisa dibangun secara sinergis, sehingga santri lulusan PBSB akan lebih responsif dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan aktual.
Berikut daftar perguruan tinggi dan jurusan yang disediakan dalam PBSB Reguler 2019:
- Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan; a) Farmasi, b) Keperawatan, c) Kesehatan Masyarakat
- Fakultas Adab Dan Humaniora; a) Sejarah Dan Kebudayaan Islam, b) Bahasa Dan Sastra Arab
- Fakultas Sains Dan Teknologi; Teknik Informatika
- Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan; a) Pendidikan Bahasa Arab, b) Pendidikan Guru Madrasah, Tadris Bahasa Inggris, Tadris Matematika
- Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan; a) Farmasi, b) Pendidikan Dokter
- Fakultas Ekonomi; a) Perbankan Syariah, b) Akuntansi
- Fakultas Sain Dan Teknologi; Teknik Informatika
- Fakultas Syariah; Al Ahwal As Syakhshiyyah
- Fakultas Psikologi; Psikologi
- UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
- Fakultas Dakwah; a) Bimbingan Dan Penyuluhan Islam, b) Pengembangan Masyarakat Islam
- Fakultas Ushuluddin; Tasawuf Psikoterapi
- Fakultas Ushuluddin; a) Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, b) Ilmu Hadits
- Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan; a) Pendidikan Dokter, b) Farmasi, c) Ilmu Keperawatan, d) Kesehatan Masyarakat
- Fakultas Syariah; Ilmu Falak
- Takhassus Tafsir Dan Ilmu Tafsir
- Takhassus Hadits Dan Ilmu Hadits
- Takhassus Fiqh Dan Ushul Fiqh
- Takhassus Fiqh Dan Ushul Fiqh
- Fakultas Pertanian; a) Manajemen Sumberdaya Lahan, b) Agronomi Dan Hortikultura, c) Proteksi Tanaman
- Fakultas Kedokteran Hewan; Kedokteran Hewan
- Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan; a) Teknologi Hasil Perairan, b) Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap
- Fakultas Peternakan; a) Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, b) Teknologi Produksi Ternak, c) Teknologi Hasil Ternak
- Fakultas Kehutanan; Silvikultur
- Fakultas Teknologi Pertanian; a) Teknologi Industri Pertanian, b) Teknik Sipil Dan Lingkungan
- Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA); Meteorologi Terapan
- Fakultas Ekologi Manusia; a) Ilmu Gizi, b) Ilmu Keluarga Dan Konsumen
- Fakultas MIPA; a) Matematika, b) Statistika
- Fakultas Teknologi Informasi; a) Sistem Informasi, b) Teknik Informatika
- Fakultas Teknologi Industri; a) Teknik Elektro, b) Teknik Industri
- Fakultas MIPA; Farmasi
- Fakultas Kedokteran; Ilmu Keperawatan
- Fakultas Kesehatan Masyarakat; Ilmu Kesehatan Masyarakat
- Fakultas Teknik; Teknik Sipil
- Fakultas Ekonomi Dan Bisnis; a) Akuntasi, b) Ilmu Ekonomi
- Fakultas Farmasi; Farmasi
- Fakultas Kedokteran Hewan; Kedokteran Hewan
- Fakultas Psikologi; Psikologi
- Fakultas Teknologi Pertanian; a) Teknologi Industri Pertanian, b) Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian
- Fakultas Ilmu Pendidikan; a) Bimbingan Dan Konseling, b) Teknologi Pendidikan
- Fakultas Pendidikan Seni Dan Desain; a) Pendidikan Seni Musik, b) Pendidikan Seni Rupa
- Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya; Sastra China
- Fakultas Hukum; Ilmu Hukum
- Fakultas Kedokteran; Ilmu Gizi
Berikut Jurusan dan Syarat Pendaftaran PBSB Reguler 2019
LABEL
Popular Posts
- Soal Lomba LCC SD Tingkat Kecamatan Komplit Kunci Jawaban
- DAFTAR PENERIMA TUNJANGAN FUNGSIONAL ATAU TUNJANGAN INSENTIF GURU NON PNS 2017
- Aplikasi Buku Induk Siswa Format Excel Revisi Terkini
- Download Aplikasi Pembuatan Id Card Format Excel
- Pemberkasan Guru Honorer Tenaga Honorer K2 dan Tenaga Honorer Lainya Untuk Calon Peserta PPG Tahun Ini
- Cek Tunjangan Sertifikasi Triwulan I Sampai III 2017 Terbaru
- Besok Penerimaan CPNS Ini Cara Mendaftar CPNS Online Revisi Baru

